Penerapan Sistem Peringatan Dini Banjir (FEWS) untuk Mengoptimalkan Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air Skala Kecil: Studi Kasus di Jawa Barat
Penelitian ini mengkaji lokasi-lokasi potensial pembangkit listrik tenaga air skala kecil (PLTA-SK) di suatu wilayah tertentu dengan mencocokkan data curah hujan dari Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) dengan catatan stasiun pengamatan di lapangan. Studi ini menyempurnakan rangkaian waktu debit sungai menggunakan model Delft Flood Early Warning System (DELFT-FEWS) dan data pengamatan, serta memberikan data dan wawasan yang sangat berharga mengenai pola dan perilaku hidrologi badan air, sehingga memungkinkan peramalan yang akurat terhadap potensi banjir dan fluktuasi debit air. Pengembangan pembangkit listrik tenaga air akan lebih mudah jika sistem terintegrasi nasional dapat memantau debit sungai kapan saja oleh para pemangku kepentingan. Perhitungan debit yang dapat diandalkan Q90 meningkatkan penilaian kelayakan PLTA skala kecil melalui kurva durasi aliran. Integrasi debit andal dengan nilai ketinggian air memperkirakan potensi tenaga air. Studi ini mengidentifikasi lokasi optimal yang selaras dengan gardu induk dan kawasan pemukiman, dengan menekankan peningkatan efisiensi transmisi listrik—hasil perhitungan Potensi Total PLTA skala kecil sebesar 32,5 MW di 18 lokasi di Jawa Barat. Penerapan FEWS memiliki keuntungan signifikan bagi keberlanjutan proyek-proyek tenaga air.
Selengkapnya