Bandung, 8 Mei 2026 — Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Subdirektorat Teknologi dan Peralatan Infrastruktur Bidang Sumber Daya Air, serta Subdirektorat Data dan Sistem Informasi Sumber Daya Air berhasil melaksanakan uji coba pengukuran debit sungai menggunakan perangkat Hydro-STIV di Pos Duga Air (PDA) Nanjung dan Dayeuhkolot.
Latar Belakang Kegiatan
Uji coba ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan kerja sama dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport, and Tourism of Japan (MLIT) dan Pacific Consultants Co., Ltd. Kerja sama ini berfokus pada penerapan alat Hydro-STIV untuk pengukuran kecepatan arus sungai menggunakan metode video kamera — sebuah pendekatan teknologi modern yang semakin banyak digunakan di berbagai negara maju dalam pengelolaan sumber daya air.
Teknologi Hydro-STIV: Pengukuran Debit Berbasis Video Kamera
Hydro-STIV merupakan perangkat pengukuran kecepatan arus sungai yang memanfaatkan teknologi analisis citra video (video image analysis). Metode ini memungkinkan pengukuran debit sungai secara non-kontak, sehingga lebih aman dan efisien dibandingkan metode konvensional, terutama pada kondisi sungai dengan debit tinggi dan arus deras.
Pada kegiatan uji coba ini, pengukuran dilakukan secara paralel menggunakan Hydro-STIV dan ADCP (Acoustic Doppler Current Profiler), sehingga hasil dari kedua metode dapat dibandingkan secara langsung.
Tujuan dan Manfaat Uji Coba
Kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui perkembangan teknologi terkini dalam pengukuran debit sungai.
2. Menganalisis perbedaan hasil pengukuran antara Hydro-STIV dan ADCP.
3. Mengevaluasi keakuratan data yang dihasilkan oleh masing-masing metode.
Hasil uji coba ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan dalam pengembangan dan pemutakhiran metode pengukuran debit sungai di Indonesia, khususnya dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih andal dan berbasis data akurat.
Komitmen Balai Hidrologi dalam Inovasi Teknologi Pengukuran
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan dalam terus mengikuti perkembangan teknologi hidrologi global. Dengan menjalin kerja sama internasional bersama MLIT Jepang dan Pacific Consultants Co., Ltd., diharapkan transfer pengetahuan dan teknologi dapat memperkuat kapasitas pengukuran hidrologi nasional.
Uji coba di PDA Nanjung dan Dayeuhkolot ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas data hidrologi sebagai fondasi perencanaan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air di Indonesia.
